• Cleanomic

Zerowaste bukan berarti zero challenge


Waktu diminta untuk bikin buku tentang gaya hidup #zerowaste, satu hal yang nomor satu kepikiran adalah banyaknya cerita gagal total dikeseharian kami dan praktek sehari-harinya.⁠

Kaya cerita yang ada di ilustrasi ini, aku lagi ada meeting di sebuah coffee shop (pre-covid) terus udah bayar dan minta pakai tumbler, eh tapi ternyata pas udah bayar, tumblernya lupa dong dibawa. Akhirnya si single-used coffee cupnya diterima juga meski sedih. ⁠

Bukan bermaksud untuk terlihat tidak konsisten, tapi yah berusaha untuk apa adanya dan realistis aja; because it's true we're not perfect and probably never will be. Apakah kami sudah full #zerowaste? Tentu belum dan buku ini menceritakan semua proses pembelajaran kami yang sebenernya hingga saat ini masih terus berjalan. ⁠

Di sisi lain, banyak juga cerita small winning kami, misalnya berhasil adu cepat dengan pramusaji di restoran yang hammppiiiiirrrrr aja masukkin sedotan ke minuman kami - padahal udah minta ga mau pake sedotan. Hehehe... ⁠

#HidupLestari atau punya rasa kepedulian lingkungan tuh rasanya kaya punya relationship (aka pacaran atau temenan) sama alam, yang rasa cintanya itu harus terus dipupuk, diingetin, dijaga dan direalisasikan ke dalam aksi nyata (bilang "i lop you" doang hari gini mah ga cukup kan yahh??). Ga selalu indah atau mulus tentunya, pasti bumpy ride sana sini, tapi prinsipnya kita tetap ingin yang terbaik bagi alam. ⁠

Edukasi diri sendiri dan menjaga mindset adalah kunci utama, karena kalau kita mulai lupa dan ga peduli, itu yang bahaya. ⁠

Kalau kalian punya tips untuk menjaga dan memupuk rasa cinta terhadap alam, share di komen dong!⁠

Buku #HematSampahPangkalKaya udah bisa di pre-order di shopee official storenya @elexmedia yah:


https://shopee.co.id/product/63842097/7979994261?smtt=0.17687273-1614562720.9

90 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua