• indahkumaala

Bersahabat dengan Alam Melalui Sustainable Farming


Penggunaan pestisida konvensional bukanlah hal baru dalam industri pertanian modern. Tentu saja, hal ini memberikan sejumlah dampak buruk bagi kesehatan manusia maupun lingkungan. Sustainable farming pun dipandang sebagai solusi atas permasalahan tersebut.


Apa itu Sustainable Farming?

Sumber: https://cib.bnpparibas/


Sustainable farming atau pertanian berkelanjutan merupakan sistem pertanian yang berfokus pada pemeliharaan lingkungan, peningkatan kualitas sumber daya alam, dan kesejahteraan para pekerja di sektor pertanian.

Pertanian berkelanjutan menekankan bahwa pemenuhan kebutuhan manusia akan tekstil dan pangan tidak boleh mengorbankan sumber daya bumi untuk generasi-generasi berikutnya.


Sistem pertanian berkelanjutan muncul pada tahun 1990-an sebagai bentuk penolakan atas pertanian konvensional di abad ke-20 yang sarat pestisida dan pupuk kimia. Di era 1970-an, kalangan petani menggunakan bahan-bahan kimia tersebut secara masif.


Tak bisa dipungkiri, pertanian konvensional membuat produksi pertanian melimpah dan harga pangan terjangkau. Namun, ada beban sosial dan ekologis yang harus ditanggung seperti pencemaran tanah, hilangnya keanekaragaman hayati, erosi, dan pelanggaran hak pekerja.

Sustainable farming menguntungkan lingkungan karena menitikberatkan pada upaya-upaya konkret untuk mengurangi erosi dan menjaga kualitas tanah maupun air. Tak hanya itu, sistem pertanian ini mengutamakan keadilan ekonomi serta sosial.


Pentingnya Sustainable Farming

Sumber: https://giveme-5.org/


Pada dasarnya, metode sustainable farming meniru proses-proses ekologis yang terjadi dengan alami. Setelah membaca pengertian di atas, pastinya kamu ingin tahu mengapa sistem pertanian tersebut sangat penting. Berikut adalah beberapa alasannya:


Menjaga Keberlangsungan Ekologi


Konsep sustainable farming meliputi beragam teknik-teknik pertanian di antaranya yaitu biodinamis, holistik, free-range, dan organik. Pada penerapannya, petani akan memanfaatkan produk hayati yang ramah lingkungan demi keberlanjutan ekologi.


Mengurangi Polusi Udara dan Air Secara Signifikan


Pertanian berkelanjutan mengeliminasi penggunaan pupuk dan pestisida kimia. Keduanya dapat mencemari air dan merusak lingkungan.


Lain halnya dengan pupuk organik yang membantu mempertahankan kelembaban tanah dan meningkatkan kualitas udara. Alih-alih pestisida, pertanian berkelanjutan justru memanfaatkan organisme-organisme tertentu untuk mengontrol hama tanaman.


Mendukung Perlakuan Adil bagi Pekerja Sektor Pertanian


Filosofis lain dalam sustainable farming yaitu terkait keadilan untuk para petani. Sistem pertanian ini juga menetapkan harga pangan yang sesuai sehingga petani memperoleh pendapatan layak.


Tantangan Sustainable Farming

Sumber: https://www.cilecenter.org/


Pertanian berkelanjutan tidak menerapkan sistem monokultur atau pertanian tunggal. Pendekatan ini memungkinkan petani menanam beberapa tanaman sekaligus dalam satu plot bidang tanah.


Namun, pertanian berkelanjutan mendapat kritikan karena memberikan hasil panen yang lebih sedikit dibandingkan pertanian konvensional. Sistem pertanian ini dianggap tidak bisa menjawab isu ketahanan pangan (food security) di masa depan.


Jika diterapkan secara meluas, pertanian berkelanjutan dikhawatirkan akan menyebabkan penurunan produksi pangan yang tajam. Padahal, jumlah populasi dunia diperkirakan melampaui angka 8 miliar pada 2030 nanti.


High-Tech Farming

Sumber: https://www.raconteur.net/


Kekurangan sustainable farming terletak pada efisiensi. Faktor tersebut mendorong munculnya high-tech farming.


Metode high-tech farming menciptakan industri agrikultur dan sistem pangan yang berkelanjutan dengan sentuhan teknologi mutakhir. Berikut 2 contoh perusahaan yang menerapkannya:


Bowery Farming


Perusahaan agrikultur yang berkantor pusat di New York City ini mempunyai kebun-kebun vertikal dalam ruangan untuk mengoptimalkan lahan. Setiap tanaman dijamin bebas dari polutan dan hama.

Bowery Farming juga memiliki sistem operasi sendiri bernama BoweryOS. Dengan ini, para petani di sana dapat memantau kesehatan tanaman dan membuat laporan-laporan secara langsung.


Tunas Farm


Tunas Farm merupakan perusahaan agroteknologi dengan sistem pertanian vertikal indoor pertama di tanah air. Perusahaan ini berupaya memenuhi kebutuhan masyarakat akan sayuran organik di wilayah Tangerang.

Menariknya, Tunas Farm menggabungkan Good Agricultural Practices (GAP) dengan Internet of Things (IoT). Untuk memecahkan ketahanan pangan, perusahaan tersebut melakukan penghematan air, memotong rantai distribusi pangan, dan memaksimalkan lahan.


Sustainable farming adalah salah satu langkah dalam menjaga bumi. Sistem pertanian ini juga memanfaatkan sumber daya alam yang masih tersisa sekaligus memastikan keberlanjutan ekologi maupun kesehatan manusia.

Referensi:

https://www.nationalgeographic.com/environment/article/sustainable-agriculture?cmpid=int_org=ngp::int_mc=website::int_src=ngp::int_cmp=amp::int_add=amp_readtherest


https://www.plugandplaytechcenter.com/resources/importance-sustainable-agriculture/


https://boweryfarming.com/


https://tunasfarm.id/


http://psdr.lipi.go.id/news-and-events/opinions/sistem-pertanian-berkelanjutan-pembelajaran-dari-thailand.html




2 tampilan0 komentar