top of page

Protecting Our Species

Diperbarui: 8 Des 2023



Dikutip dari Earth Day Network 2019, jumlah hewan darat dan hewan laut sejak tahun 1970 telah turun sebanyak 40%. Sekitar seperempat terumbu karang dunia telah rusak dan tidak bisa dikembalikan ke kondisi semula, dan sebanyak tiga perempat terumbu karang yang ada terancam terkena tekanan dari aktivitas lokal dan global.

Hal ini diperkirakan karena ulah manusia yang telah memberikan dampak pada sekitar 83% daratan di bumi. Yang artinya manusia juga memberikan dampak terhadap banyak jenis ekosistem, termasuk ekosistem tempat hidup jenis-jenis hewan langka. Bahkan, karena sangat besarnya dampak kegiatan manusia terhadap “pemusnahan” hewan dan tumbuhan ini, telah muncul perdebatan apakah mungkin kita sedang menghadapi mass extinction atau kepunahan massal seperti yang dihadapi bumi saat bertabrakan dengan asteroid jutaan tahun yang lalu. Namun, penyebabnya sekarang adalah kita, para homo sapiens alias manusia.


Mungkin kamu belum sadar kegiatan apa saja yang sudah dilakukan manusia yang memberikan dampak kepunahan hewan dan tumbuhan. Berikut Cleanomic jabarkan :

Eksploitasi hewan yang berlebihan



Hal ini berhubungan dengan sumber makanan manusia yang berasal dari hewan. Bila produksinya tidak dilakukan dengan cara yang sustainable seperti budi daya yang sustainable, selektif dan memperhatikan siklus hidup hewan, akan memberikan dampak kepunahan bagi beberapa spesies. Hal ini juga berkaitan dengan perdagangan ilegal satwa langka misalnya untuk keperluan obat, makanan eksotik, atau dekoratif akan menimbulkan kepunahan yang semakin besar.


Mengurangi luasan tempat hidup hewan


Secara sadar atau tidak, manusia sering merampas tempat hidup hewan. Misalnya melalui penebangan hutan secara liar, mengubah hutan mangrove atau rawa liar menjadi pemukiman. Kegiatan ini menyebabkan banyak hewan kehilangan tempat tinggal dan sumber makanan yang menyebabkan terjadinya kepunahan. Tidak jarang banyak hewan yang tersesat ke pemukiman warga karena tidak ada lagi tempat untuk tinggal dan mencari makan.


Jika kedua kegiatan di atas masih terasa “jauh” dari kegiatan kita sehari-hari, Cleanomic berikan contoh kegiatan lain yang mestinya bisa membuat kita sadar dan mau bergerak lebih jauh:


Mengurangi kualitas lingkungan



Kenapa? Karena every little thing we do, kalau tidak hati-hati, pasti mempunyai andil dalam penurunan kualitas lingkungan. Misalnya saja belanja bahan makanan impor. Bahan makanan impor membutuhkan upaya transport yang besar, yang meningkatkan carbon footprint nya. Masih ingat kan tentang si carbon footprint ini? Dengan carbon footprint yang besar, kita menyumbang gas rumah kaca yang mencemari udara sekaligus menyebabkan pemanasan global. Pemanasan global pada akhirnya akan mengganggu kehidupan para satwa. Atau, penggunaan produk pembersih yang tidak ramah lingkungan. Zat-zat kimia itu akan masuk ke badan air dan menyebabkan kualitas air menurun dan satwa air terganggu kehidupannya.


So what are we supposed to do? Jangan panik! Every little thing you do can also contribute to stop this bad effect. Kurangi terus hal-hal yang tidak baik, seperti mengurangi konsumsimu yang tidak berkelanjutan. Misalnya, kurangi produk yang tidak ramah lingkungan, kurangi produk sekali pakai dan yang langsung dibuang. Bisa juga dengan mengurangi penggunaan kendaraan pribadi. Jika jarak yang ditempuh dekat, lebih baik jalan kaki dan tidak perlu pakai motor atau mobil. Selain lebih sehat, bisa juga say hi dengan tetangga kamu yang kebetulan lagi di depan rumah. Jadi makin akrab dengan tetangga, deh!

Banyak banget kegiatan lain yang bisa kita lakukan! Stay tuned di Cleanomic, nanti kita kan coba bahas beberapa bagian besar kegiatan yang bisa kita lakukan supaya kita bisa berkontribusi terus untuk perbaikan lingkungan. Buat kamu yang tertarik untuk belajar tentang hidup yang berkelanjutan, kamu bisa cek secara berkala pada website Cleanomic dan follow instagram kami di @cleanomic yaa!



Sumber

Protect Our Species, Primer and Action Toolkit, Earth Day Network, 2019



7 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua

Comments


bottom of page