top of page

Solar panel at Home with Co.llabbb & Living Loving

  • 4 jam yang lalu
  • 4 menit membaca

Minggu lalu, minomic turut meramaikan acara bincang-bincang tentang solar panel yang diprakarsai oleh Co.llabbb dan Living Loving di Kongsi Bintaro bareng temen-temen KOL rumah yang tertarik untuk belajar tentang solar panel.


Aku hadir sebagai pengguna solar panel selama hampir tujuh tahun dan Mas Kafi dari Serasa hadir sebagai arsitek untuk kasih masukan dari sisi design rumah yang perlu diperhatikan ketika memasang solar panel.


Ada banyak hal yang bisa dilakukan sebelum pasang solar panel!


Kalau menurut Kafi, solar panel adalah langkah optimalisasi terakhir untuk mengefisiensikan penggunaan energi ketika mendesign suatu rumah. Dari kaedah arsitektur, perjalanan rumah yang ramah iklim dimulai jauh dari sejak kajian awal dengan design, dari mulai survey area, arah matahari, curah hujan dan angin di area setempat, semua dipertimbangkan sejak awal.


Bioclimatic house yang dibangun Serasa akan melewati proses ini terlebih dahulu:

Mas Kafi juga mengingatkan, tidak semua rumah cocok pakai solar panel. Kemiringan atap yang optimal adalah 30 derajat, atau maksimalnya 40 derajat. Arah matahari dan shades di lahan yang ada juga perlu diperhatikan.



Jenis-jenis solar panel


Kenali jenis-jenis solar panel karena pemakaiannya harus disesuaikan dengan kebutuhan:


Ongrid - masih nyambung sama PLN dan ga ada baterai

Artinya siang kita produksi listrik sendiri pake solar panel, tapi kalau malem kita masih full pakai listrik PLN. Ini cocok sama orang yang emang banyak beraktivitas di rumah, kaya work from home, atau rumahnya dilengkapi fitur-fitur tambahan seperti pompa untuk grey recycling system.


Hybrid - masih nyambung sama PLN dan pakai baterai

Ini mirip sama yang di atas, tapi ada tambahan baterai yang kalau malam masih bisa pakai listrik yang disimpan oleh baterai tapi kalau kurang tetap ada backup listrik dari PLN. Cocok buat yang areanya sering mati lampu. Tapi yang perlu dicatatat, sistem baterai ini mahalnya bisa lebih dari dua kali lipat dari yang tanpa baterai!


Offgrid - ga nyambung sama PLN full independen sama sistem PLTS

Sistem ini bener-bener sudah lepas dari grid nya PLN, ga perlu izin quota sama PLN dan kita full bergantung sama produksi listrik sendiri pake solar panel serta cadangan baterainya di malam hari.


Maintenance gampang ga?


Dari pengalamanku sih cukup mudah yah, cuman nyuci aja tiap 6 bulan sekali terutama kalau lagi musim kemarau kaya sekarang. Detailsnya bisa coba cek di video Q&A ini bareng SolarKita. Oh, karena harus di maintain akses untuk maintenance ke solar panel ini juga salah satu aspek yang perlu diperhatikan yah!


Kebijakan yang berubah-ubah?


Nah ini juga memang salah satu yang harus diperhatikan, karena yang namanya kebijakan memang bisa berubah-ubah.


Sekarang ada kebijakan kuota, jadi untuk pasang solar panel harus mengikuti kuota yang dialokasikan PLN untuk daerah tersebut. Kalau sekarang kita coba apply/cek ke aplikasi PLN sih ga bisa yah - jadi mesti cek ke vendor jalur permohonan izinnya seperti apa.


Selain itu, waktu aku beli solar panel ongrid tujuh tahun lalu, ada sistem jual beli listrik ke PLN, maksudnya kita sebagai pemilik solar panel pada prinsipnya kan produsen listrik yang kita alirkan gridnya PLN, listrik ini kemudian di offset dengan jumlah pemakaian kita sehari-hari. Nah dulu, kalau produksi listrik yang kita hasilkan ternyata lebih banyak, nilainya bisa ditabung dan dioffset kemudian hari. Contohnya nih, kalau misalnya aku liburan pergi ke luar kota selama 2 bulan, rumah kosong tapi solar panel terus menghasilkan listrik kan? Nah pas nanti aku balik, tagihan ku tuh bisa tetep nol teorinya karena pakai tabungan listrik yang aku hasilkan pas dua bulan rumah kosong.


Tapi sejak tahun 2024, sistem ini diubah dan ga ada sistem jual beli atau sistem titip lagi, yang artinya kalau rumahnya kosong dan listrik ga kepake, itu jadinya kaya sedekah listrik aja sih ke PLN dan ga bisa di offset untuk pemakaian kedepannya. Sistemnya jadi lebih simpel sih sekarang: siang pakai listrik dari solar panel, malam pakai listrik PLN seperti biasa. Tapi simpel di satu sisi berarti insentif buat pemilik solar panel jadi berkurang di sisi lain — dan ini yang menurutku penting banget buat dipahami sebelum orang mutusin invest, karena kalkulasi ROI-nya ikut berubah begitu kebijakan berubah.




Biaya dan Return of investment?


[contoh kalkulator potensi penghematan di salah satu vendor]


Jujurrrrr, emang solar panel itu mahal yahhhhhh.


At the end of the day, pemasangan solar panel itu worth it atau gak sebenernya bisa di hitung secara matematika (tentu dengan berkonsultasi dengan ahlinya yah). Berapa KWH rumah kita, jumlah appliance, kebiasaan pemakaian listrik, kegiatan sehari-hari, pemakaiannya untuk apa aja (misalnya, punya EV atau gak), lalu biaya pemasangan solar panel, pemilihan jenis, total penghematan sampai perhitungan ROI nya itu sebenernya bisa dihitung.


Dulu kami beli solar panel model ongrid di harga Rp75 juta dengan perhitungan ROI nya di tahun ke 7 ini.


So beli apa gak?


Aku sih tidak menyesal yah pakai solar panel, karena memang penghematannya langsung berasa hampir 50% dari biaya listrik langsung berkurang. So far, alhamdulillah ga ada kendala dan baik-baik aja. Tapi kemarin pas ditanya, apakah aku akan merekomendasikan orang untuk pakai solar panel atau gak, aku jawab gini:


  1. Mungkin pertimbangkan untuk kerjain yang wajib dulu, misalnya pilah sampah, make sure limbah air domestik itu dikelola dengan baik dan tidak langsung dibuang ke selokan atau badan air. Yang ini wajib, kalau solar panel gak

  2. Karena ROI nya butuh waktu beberapa tahun, pastikan kamu emang punya rencana jangka panjang tinggal di rumah tersebut. Kalau masih ada rencana pindah rumah, mungkin bisa nabung dulu untuk rumah berikutnya.

  3. Kumpulkan dulu data dan perhitungan kebutuhan listrik dan kebiasaan penggunaan listrik untuk cek ROI, lalu evaluasi apa yang bisa diefisiensikan terlebih dahulu.

  4. Sesuaikan dengan kemampuan serta prioritas masing-masing.

Semoga membantu yah! Kalau ada pertanyaan yang ingin ditanyakan seputar solar panel ini, bisa dm cleanomic or minisponsiblehouse yah!



Referensi:

Komentar


tags

FA LOGO PACKAGE CLEANOMIC (NEW)-02.png

EcoLawgic

What we do

Instagram

Contact

©2026 by Cleanomic

bottom of page