top of page

5 Cara Mengatasi Isu Air di Dunia, Mana yang Sudah Kamu Lakukan?

Diperbarui: 6 Des 2023


Gimana ya jika kita hidup tanpa air? Tentu hal itu sulit dibayangkan karena air adalah hal esensial yang dibutuhkan makhluk hidup dan menjadi sumber kehidupan. Berdasarkan penelitian An Agenda for Water Action, yang telah dilakukan oleh Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) dan bank dunia, ada sekitar 40 % populasi dunia mengalami kelangkaan air. Penelitian yang teah dilakukan selama 2 tahun tersebut mengatakan bahwa 700 juta orang akan menderita akibat kelangkaan air parah di tahun 2030. Ketika makhluk hidup kekurangan air, maka aktivitas-nya pun akan terhambat, bahkan parahnya akan menimbulkan banyak penyakit dan dampak serius lainnya.


Lalu, sebenarnya apa sih penyebab kelangkaan air di dunia dan solusi apa yang dapat kita lakukan?


1. Mulailah hemat air


70% bagian bumi adalah air dan jumlah air bersih yang aksesibel hanya 1% dari 2,5% air tawar di dunia. Rendahnya jumlah tersebut membuat kita harus bertindak bijaksana dalam penggunaannya. Jika tidak maka di tahun 2030 mendatang, bisa jadi setengah penduduk bumi akan menderita kelangkaan air, oleh karena itu kita harus hemat air mulai dari sekarang meskipun hanya dengan langkah kecil seperti mematikan air kran dengan benar saat mencuci tangan, menghabiskan air minum saat bertamu, dan menggunakan air seperlunya.


Gerakan hemat air terbukti ampuh banget lho untuk mengatasi kelangkaan air. Contohnya saja yang terjadi di Kota Cape Town, Afrika Selatan. Saat krisis air bersih, penduduknya mampu mengundurkan "Day Zero", yaitu hari saat dimulainya penjatahan air bersih dan penduduk harus mengantri. Gerakan hemat air yang mereka lakukan membuat Day Zero akhirnya tidak pernah terjadi. So, your action matters!


2. Cegah kekeringan dan manfaatkan sumber air alternatif

Sudah tahu belum? Air bersih yang jumlahnya terbatas tadi, ternyata juga tidak tersebar secara merata, lho! Jadi, ada juga daerah yang langka air bersihnya. Kelangkaan akan air akan menyebabkan kekeringan, dan kekeringan akan menyebabkan matinya ekosistem. Kelangkaan air ini juga dapat disebabkan oleh jumlah air yang diambil lebih banyak daripada jumlah air yang tersimpan, baik di tanah maupun di permukaan seperti danau. Untuk menghindari hal tersebut, banyak hal yang bisa kita lakukan. Misalnya menjaga hutan,menanam pohon, membuat lubang biopori atau bidang resapan, menaati aturan koefisien dasar bangunan untuk hunian kita, dan menggunakan sumber air alternatif seperti air hujan untuk kebutuhan sekunder (seperti cuci perkakas dan menyiram tanaman) atau untuk kebutuhan air bersih setelah diolah, misalnya dengan difilter.


3. Pelihara saluran air dekat rumah, jangan buang sampah sembarangan


Banjir juga merupakan salah satu isu air di dunia. Banjir terjadi karena kurang baiknya atau kurang optimalnya sistem drainase, yang salah satu sebabnya adalah menumpuknya sampah di saluran tempat air mengalir. Jika banjir terjadi, sumber air bersih kita berpotensi tercemar dan merugikan secara ekonomi. Untuk menghindari hal tersebut, maka hindarilah membuang sampah sembarangan dan peliharalah saluran air dekat rumah.


4. Climate Diet, kurangi sampah, kurangi jejak karbon


Peningkatan suhu yang disebabkan oleh aktivitas manusia, menghasilkan emisi karbon yang menyebabkan kenaikan muka air laut. Perubahan ini akan berdampak pada keseimbangan air dan tanah serta berbahaya bagi Indonesia dan negara kepulauan lainnya, serta kota-kota di pesisir.


Untuk menghindari hal tersebut terjadi, maka kita perlu berkontribusi untuk mengurangi jejak karbon yang kita hasilkan dengan melakukan climate diet. Banyak cara yang bisa dilakukan dalam rangka climate diet, seperti mengurangi penggunaan transportasi berbahan bakar fosil dan mengonsumsi makanan berbasis nabati yang terbukti menghasilkan emisi karbon yang lebih sedikit dibandingkan dengan hewani.

5. Jaga kualitas air: sanitasi yang aman di rumah


Kualitas air yang kian menurun juga merupakan isu air dunia. Berkurangnya aksesibilitas air membuat masyarakat mencari air dari sumber manapun tanpa memperhatikan kandungannya. Namun, jika kualitas air yang tidak baik dikonsumsi terus-menerus dapat menimbulkan berbagai penyakit berbahaya.

Menjaga kualitas air juga bisa dimulai dari toilet sendiri. Gunakan tangki septik yang sesuai dengan SNI, yaitu tangki septik yang kedap dengan pengolahan lanjutan seperti bidang resapan, dan bila tersedia sistem perpipaan air limbah di sekitar rumah, sambunglah rumah kita ke sistem tersebut. Penting banget bagi kita untuk memperhatikan sumber air minum kita dan bila perlu menggunakan filter air untuk memastikan air tersebut aman digunakan.

Nah, itu dia beberapa hal yang bisa kita lakukan untuk mengatasi isu air dunia. Yuk, mulai bertindak melakukan solusi seperti yang di atas, kalau bukan kita yang memulai dari sekarang, siapa lagi?


Sumber:


50 tampilan0 komentar
bottom of page