• dekarunism

5 Start-up yang Bikin Rumah Ramah Lingkungan


Untuk kamu yang lagi merencanakan buat punya rumah sendiri, kami udah kumpulin nih beberapa referensi start-up yang punya bisnis khusus membangun rumah yang ramah lingkungan. Ga semuanya lokal sih, tapi setidaknya bisa jadi referensi kan!


Kami percaya kalau semua kebiasaan baik itu bisa berawal dari rumah. Rumah merupakan tempat kita pulang setelah seharian beraktivitas di luar. Rumah juga merupakan tempat anak-anak kita mempelajari banyak hal dari keluarga. Rumah yang dibuat dengan kesadaran penuh akan lingkungan tentu akan membawa dampak positif pada kebiasaan kita sehari-hari.


Berikut ini adalah startup #cuanlestari yang punya misi membuat rumah ramah lingkungan.


1. Rawhaus


Rawhaus adalah rumah berkonsep microhouse ramah lingkungan pertama di Indonesia. Ide pembuatannya berasal dari pemikiran sang founder, Cassandra Sari Damayanti (cek juga podcast episode #cleanomicradio disini!), yang memang berlatar belakang pendidikan arsitektur. Melihat semakin sedikitnya kapasitas lahan perkotaan akibat pembangunan besar-besaran, juga semakin banyaknya masalah yang timbul akibat konsumerisme, timbullah ide untuk membangun rumah minimalis dan dilengkapi dengan sistem yang memungkinkan penghuninya untuk melakukan gaya hidup berkelanjutan.


Berprinsip sesuai filosofi Swedia, LaGom, yaitu mengutamakan keseimbangan, rumah Rawhaus dibuat dari material tahan gempa dan tahan rayap, tetapi berukuran kecil dan sederhana. Bahan prefabrikasi sisa daur ulang plastik, termasuk styrofoam, yang disebut B-panel dimanfaatkan karena sifatnya yang mampu menahan panas, kedap suara, dan tahan lama. Penggunaan material ini bertujuan mengurangi jumlah limbah styrofoam di pembuangan yang sangat merusak lingkungan.


Beberapa fitur keren yang dimiliki oleh Rawhaus adalah jendela berukuran besar dan jendela atap, sistem pengolahan air dan sampah, serta fasilitas yang memungkinkan penghuninya untuk menghemat energi, mendaur ulang sampah, mengompos, berkebun, dan mengurangi gaya hidup konsumtif.


2. Accossa


Kalau kamu pernah mengunjungi toko tanaman Kinetic Farm di Urban Farm PIK, pasti kamu tidak asing lagi dengan desain interiornya. Desain interior yang seperti itu dinamakan biophilic (penggabungan unsur alam ke dalam suatu bangunan). Accossa ini nih yang mendesain bangunan Kinetic Farm, lho. Unsur biophilic sangat diminati masyarakat urban karena lekat dengan konektivitas kepada alam, juga dapat menimbulkan ketenangan dan mengurangi stres bagi penghuninya.


Sebagai layanan desain interior berkonsep biophilic contemporary minimalist, Accossa dikenal menawarkan teknik prefabrikasi (prefab/modular), yaitu komponennya telah dibuat di pabrik sehingga tinggal dirakit di lokasi yang diinginkan. Ini membuat pengerjaannya lebih cepat daripada jenis rumah konvensional. Jika sudah tidak terpakai, rumah bisa dipindahkan tanpa menimbulkan sisa pembongkaran apa pun. Accossa juga menonjolkan penggunaan kaca-kaca besar untuk menyuplai cahaya matahari ke dalam rumah.


Desain Accossa terlihat unik dan revolusioner, misalnya berbentuk kabin di tengah hutan atau lahan terbuka, juga ada kabin futuristik dengan pola atap melengkung atau segitiga siku-siku. Keunikan tersebut yang membuat Accossa dipercaya untuk menangani bangunan usaha-usaha ritel, seperti kopi Janji Jiwa, Menantea, Foodbox, dan sebagainya. Keren sekali, ya..


3. Cover


Cover merupakan start-up desain interior yang berlokasi di Los Angeles, Amerika Serikat. Menawarkan sepaket layanan pembangunan hunian bertema futuristik yang mencakup layanan perizinan hingga pemasangan komponen, Cover didukung oleh investor-investor besar, misalnya Founders Fund yang merupakan investor awal Facebook dan Space-X. Selain itu, menurut CEO dan co-foundernya, Alexis Rivas dan Jemuel Joseph, mereka juga merekrut tim engineer dari perusahaan-perusahaan teknologi besar, seperti Tesla, Space-X, dan Apple, lho. Wah!


Ciri khas hunian yang ditawarkan oleh Cover adalah bernuansa tenang, dengan dominasi warna putih. Hampir sama seperti jasa desain hunian prefab lainnya, Cover juga memasukkan unsur minimalist dan sustainable living. Unsur minimalist terlihat dari bentuk bangunan yang sangat sederhana, yaitu kabin berbentuk balok, menyerupai bentuk logonya. Sementara itu, unsur sustainable tidak hanya bertujuan melestarikan lingkungan, tetapi juga memberikan kenyamanan sekaligus menghemat biaya yang nantinya dikeluarkan penghuni. Contohnya, penggunaan kaca jendela besar hingga ke atap untuk memaksimalkan cahaya matahari yang masuk, embedded track system sebagai sumber cahaya di dalam rumah, serta double-paned glass berisi argon dan structural foam insulation system untuk mengatur suhu dan mengurangi kebisingan.


4. Boxabl


Model hunian yang ditawarkan oleh start-up Boxabl milik Paolo Tiramani ini bisa dilipat dan di-set-up di lokasi yang diinginkan calon penghuni dalam waktu satu hingga dua jam saja. Tidak hanya melayani pelanggan di Amerika Serikat, Boxabl juga melayani pengiriman internasional, lho.


Menggunakan komponen EPS foam, yaitu polystyrene/styrofoam yang dicampurkan dengan material baja dan beton membuat Casita terjamin kuat dan tahan lama. Selain itu, Boxabl tidak menggunakan kayu atau sheetrock biasa, tetapi material khusus yang lebih tahan air dan juga tahan angin.


Desain hunian Casita juga berteknologi ramah lingkungan, seperti pada insulasi (pengaturan suhu) jendela dan lantai guna meminimalkan penggunaan pemanas/pendingin ruangan, lampu LED, dan teknologi thermal bridging guna meminimalkan biaya dan jejak karbon yang dihasilkan.


5. Modal Living


Berbasis di kota Salt Lake City, Amerika Serikat, Modal Living menawarkan konsep contemporary sustainable. Mengusung tipe hunian prefab, mereka menggunakan material daur ulang untuk mengurangi residu limbah pembangunan dan berkomitmen mengurangi emisi karbon hingga 43%.


Desain yang ditawarkan oleh Modal Living terbilang sederhana, yaitu berupa balok dengan pintu kaca. Warna-warna earthy tone, seperti hitam, krem, putih, dan cokelat menjadi ciri khasnya. Hunian tersebut dapat dimanfaatkan sebagai rumah tinggal, studio yoga, studio seni, kabin, coffee shop, dan lain-lain.


**

Kereeen kann? Semoga bisa menginspirasi kamu untuk bikin startup serupa di Indonesia yah dan seperti biasa, kalau kamu punya info startup serupa di Indonesia, share di komen yah!


61 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua