• Cleanomic

Apa itu Gaya Hidup Low Carbon?

Apa sih Low Carbon itu? Kata Carbon itu sendiri sebenarnya jika diartikan secara harafiah adalah zat arang yang merupakan unsur kimia yang mempunyai symbol C dan nomor atom 6 pada tabel periodik (Sumber: Wikipedia), namun pada umumnya istilah carbon yang sering digunakan saat ini lebih mengacu kepada karbon dioksida atau gas rumah kaca. Low Carbon adalah karbon rendah atau gas rumah kaca yang rendah, sehingga gaya hidup low carbon atau low carbon lifestyle dapat diartikan sebagai gaya hidup yang meminimalisir pengeluaran karbon dioksida pada lingkungan sehingga merupakan gaya hidup yang ramah lingkungan.

Pada prinsipnya, kita semua memproduksi sejumlah gas karbon dioksida yang dilepas ke atmosfer setiap kali kita membakar bahan bakar fosil, limbah padat, dan kayu untuk menggerakkan kendaraan dan menghasilkan listrik. Pada saat yang sama, jumlah pepohonan yang mampu menyerap karbon dioksida semakin berkurang akibat perambahan hutan untuk diambil kayunya maupun untuk perluasan lahan pertanian dan non pertanian.

Lalu jika gas karbon dioksida semakin banyak di atmosfer kenapa? Sumber energi terbesar kita yaitu sinar matahari masuk ke bumi kemudian sebagian diserap dan dipantulkan kembali. Energi yang dipantulkan kembali berbentuk radiasi inframerah yang tertahan oleh awan, gas karbon dioksida dan gas lainnya. Semakin banyak radiasi inframerah yang tertahan dalam gas karbon dioksida (yang juga semakin banyak) maka akan mengakibatkan efek rumah kaca di mana suhu permukaan bumi akan semakin meningkat.  Sebenarnya efek rumah kaca diperlukan dalam keadaan normal, dengan adanya efek rumah kaca perbedaan suhu antara siang dan malam di bumi tidak terlalu jauh berbeda. Namun kalau tidak normal bisa menjadi peningkatan suhu permukaan bumi seperti yang kita rasakan saat ini.

Akibat dari peningkatan suhu bumi ini macem-macem, dari mulai es di kutub utara dan selatan yang mencair sehingga permukaan laut menjadi semakin tinggi, perubahan musim dan cuaca ekstrim di berbagai belahan dunia dan lain-lain.  Bisa simak juga video #naturenow di bawah ini.


View this post on Instagram

Take a moment and watch this clip, this is one of the most important issue of our generation, Restore Protect and Fund.

A post shared by cleanomic (@cleanomic) on Sep 19, 2019 at 7:28pm PDT


Nah kita dapat berkontribusi mengurangi carbon atau gas rumah kaca dengan beberapa hal yang mudah seperti berikut:

Bermain atau berolahraga di luar

Pergi bermain atau berolahraga di luar daripada menonton TV atau bermain computer di dalam rumah, selain membuat badan kita menjadi sehat juga membantu mengurangi emisi carbon dari penggunaan alat listrik tersebut.

Makan bersama


Terdengar sederhana, namun makan bersama benar-benar efektif mengurangi penggunaan kompor atau microwave secara berulang untuk menghangatkan makanan. Jika ada orang yang ketinggalan ikut makan bersama, maka makanan akan dihangatkan kembali untuk orang tersebut. Bayangkan jika orang yang ketinggalan makan bersama lebih banyak dengan interval waktu yang lebih panjang, maka makanannya akan lebih sering dipanaskan lagi.

Bepergian menggunakan sepeda atau kendaraan umum


Matikan lampu, TV, AC, kipas angin dan sebagainya jika sudah tidak digunakan


Menggunakan tanaman atau pohon sebagai pagar rumah untuk menggantikan pagar besi atau beton


**

Yuk kita mulai gaya hidup low carbon untuk masa depan bumi yang lebih baik demi anak dan cucu kita nanti.

Sumber:

  1. Wikipedia

  2. https://www.viva.co.id/arsip/236480-pengertian-low-carbon-lifestyle

  3. https://www.undp.org/content/dam/india/docs/low_carbon_lifestyles.pdf

#carbonfootprint #lowcarbonlifestyle #lowcarbonliving #lowcarbon #Cleanomic #CleanEconomy #climatechange

1 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua